JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika kembali merilis update prakiraan cuaca untuk esok hari, Senin, 25 Mei 2026. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang masih dinamis di sejumlah wilayah Indonesia. (BMKG)
BMKG menyebut kondisi cuaca nasional masih dipengaruhi berbagai fenomena atmosfer seperti gelombang atmosfer dan sirkulasi udara yang berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di beberapa daerah. (BMKG)
Potensi Hujan dan Angin Kencang Masih Terjadi
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah Indonesia masih berpotensi mengalami:
Hujan ringan hingga lebat
Petir
Angin kencang
Gelombang laut tinggi di beberapa perairan
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, genangan, dan pohon tumbang. (BMKG)
Cuaca Dinamis di Masa Peralihan
BMKG menjelaskan kondisi cuaca saat ini masih berada pada masa peralihan musim yang ditandai dengan cuaca panas pada pagi hingga siang hari, kemudian berpotensi hujan pada sore atau malam hari. (BMKG)
Fenomena tersebut menyebabkan perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat di sejumlah daerah.
Masyarakat Diimbau Pantau Informasi Resmi
BMKG mengimbau masyarakat agar rutin memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
Update prakiraan cuaca esok hari dapat disaksikan melalui:
YouTube Info BMKG
Informasi lengkap lainnya juga tersedia di:
Website Resmi BMKG
Pengendara dan Nelayan Diminta Berhati-hati
BMKG turut mengingatkan:
Pengendara kendaraan agar berhati-hati saat hujan deras dan jalan licin
Nelayan memperhatikan kondisi gelombang laut
Masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon saat angin kencang
Langkah antisipasi dini dinilai penting untuk mengurangi risiko akibat cuaca buruk yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Tetap Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
BMKG berharap masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dinamika cuaca selama beberapa hari ke depan.
“Pantau terus update cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.”
Editor: Fernando Albert Damanik
