TANJUNG GUSTA – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan masyarakat Dusun 2, Desa Tanjung Gusta, melalui kegiatan bakti sosial membersihkan jalan dan parit jalan tani sepanjang kurang lebih satu kilometer, Minggu (25/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh tokoh masyarakat Heri Daging dan turut dihadiri calon Kepala Desa Tanjung Gusta nomor urut 2, St. Benget Sihombing bersama masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh pemuda Naldes Sibarani serta Ketua Ranting Pemuda Pancasila Tanjung Gusta, Suyadi.
Warga Antusias Bersihkan Jalan Tani
Sejak pagi hari, masyarakat tampak kompak membersihkan semak belukar, mengangkat lumpur dari parit, hingga merapikan akses jalan tani yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas pertanian warga.
Kegiatan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan antara masyarakat, tokoh pemuda, serta tokoh desa yang hadir di lokasi.
Dinilai Berpengalaman dan Dekat dengan Warga
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan dukungan kepada calon Kepala Desa nomor urut 2, St. Benget Sihombing.
Masyarakat menilai St. Benget Sihombing memiliki pengalaman di bidang pemerintahan desa serta dikenal dekat dengan masyarakat.
“Beliau dikenal sabar, merakyat, dan selalu hadir di tengah masyarakat baik saat gotong royong, acara adat, maupun ketika ada warga berduka,” ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Tanjung Gusta.
Warga berharap kepemimpinan yang berpengalaman dapat melanjutkan program pembangunan desa secara merata dan sesuai aturan perundang-undangan.
Siap Dorong Pembangunan Merata
Dalam keterangannya, St. Benget Sihombing menyampaikan komitmennya untuk mendorong pembangunan desa yang merata dan berpihak kepada masyarakat apabila dipercaya memimpin Desa Tanjung Gusta.
Menurutnya, pembangunan desa harus dijalankan sesuai Undang-Undang Desa dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Apabila nanti dipercaya masyarakat, kami akan mendorong pembangunan yang merata, transparan, dan sesuai dengan aturan perundang-undangan,” ujarnya.
Gotong Royong Harus Tetap Dijaga
Sementara itu, Heri Daging mengatakan budaya gotong royong harus terus dipertahankan sebagai bentuk persatuan dan kepedulian sosial masyarakat desa.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menjaga fasilitas umum agar tetap bermanfaat bagi warga,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa jalan tani memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani.
Warga Harapkan Desa Lebih Maju
Kegiatan bakti sosial dan gotong royong tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban.
Masyarakat berharap semangat kebersamaan seperti ini terus terjaga demi mewujudkan Desa Tanjung Gusta yang lebih maju, bersih, dan harmonis di masa mendatang.
(Hendra)
Editor: Fernando Albert Damanik
